One-on-one meeting adalah pertemuan tatap muka antara dua individu, beragam pembahasan yang terjadi dalam one-on-one meeting bisa bermacam-macam misalkan membahas tentang kinerja bisnis, kerjasama bisnis, atau pertemuan dengan potensial investor. Di artikel ini membahas tentang bagaimana persiapan sebelum melakukan one-on-one meeting investor.
Dalam bidang investor relation (IR) pertemuan antara dua individu atau one-on-one meeting merupakan bagian dari tugas keseharian seorang IR khususnya bagi perusahaan publik yang berurusan langsung dengan investor pasar modal. Sebagai seorang IR sebelum Anda memulai meeting tentunya ada banyak yang perlu dipahami mengenai perusahaan tempat Anda bekerja. Anda perlu menguasai atau memahami semua isi informasi tentang perusahaan yang berkaitan dengan performa bisnis mulai dari sisi operasional, keuangan maupun strategi perusahaan.
Tentunya dalam hal ini menghadapi one-on-one meeting dengan investor membutuhkan strategi yang matang agar pertemuan berjalan efektif serta meningkatkan peluang mendapatkan investasi. Lalu seperti apa persiapan sebelum melakukan pertemuan? Berikut beberapa tips penting untuk mempersiapkan dan menjalankan meeting dengan baik:
Lakukan Riset Sebelum Meeting
Kenali investor atau institusi yang akan ditemui. Pelajari latar belakang, portofolio investasi, dan strategi investasi mereka. Anda juga perlu memahami sektor dan jenis bisnis yang mereka minati. Pahami juga apakah mereka fokus pada pertumbuhan, profitabilitas, atau inovasi?
Buat Slide Materi dengan Jelas & Singkat
Jika Anda perlu menampilkan slide presentasi sesuaikan presentasi dengan kebutuhan apa yang paling penting dan perlu untuk disampaikan kepada mereka. Gunakan metrik yang relevan seperti revenue, margin keuntungan, dan proyeksi pertumbuhan. Buat pitch deck presentasi yang padat & informatif seperti penggunaan data aktual & proyeksi keuangan yang realistis. Sederhanakan juga slide presentasi dan fokus pada insight utama.
Pahami Performa Bisnis
Anda perlu memahami yang berkaitan tentang performa bisnis seperti nilai perusahaan, kinerja keuangan dan operasional. Selain itu memahami tentang problem & solusi bisnis seperti bagaimana solusi Anda lebih unggul dari kompetitor. Jangan hanya dengan menghafal tetapi pastikan Anda benar-benar memahami angka-angkanya.
Bangun Koneksi & Kepercayaan
Dengarkan dengan seksama dan perhatikan pertanyaan dan kekhawatiran mereka dalam berinvestasi di perusahaan Anda. Tunjukkan bahwa Anda terbuka untuk masukan dan diskusi. Jaga body language secara positif dengan tatapan mata dan gunakan bahasa tubuh yang terbuka dan percaya diri. Dalam berdiskusi Anda perlu berimprovisasi dengan menggunakan cerita bukan hanya data dengan cara menyampaikan kisah bisnis Anda agar lebih berkesan.
Tunjukkan Strategi yang Jelas
Jelaskan rencana penggunaan dana. Jika perusahaan Anda mendapatkan investasi, bagaimana dana tersebut akan digunakan? Rencana tersebut selaras dengan visi pertumbuhan bisnis. Misalkan investor ingin tahu arah bisnis Anda dalam 3-5 tahun ke depan dan bagaimana strategi perusahaan Anda?
Follow-Up dengan Profesionalisme
Pasca meeting tentu diperlukan follow-up dengan cara mengirimkan ringkasan ringkasan poin-poin diskusi melalui email. Tambahkan jawaban atas pertanyaan yang mungkin belum terjawab di meeting. Terus beri update meskipun mereka belum berinvestasi saat ini hal tersebut dilakukan untuk menjaga komunikasi terus berjalan di masa mendatang. Dan tidak lupa membangun hubungan jangka panjang dengan transparansi dan konsistensi.
One-on-one meeting dengan investor merupakan pertemuan eksklusif antara pemilik bisnis atau manajemen perusahaan dengan investor, yang bertujuan untuk membangun hubungan, menyampaikan informasi bisnis, serta membahas peluang investasi.
Meeting ini menjadi momen penting bagi perusahaan untuk meyakinkan investor mengenai prospek bisnisnya, memberikan transparansi mengenai keuangan dan strategi, serta mendapatkan masukan atau dukungan finansial. Bagi investor, pertemuan ini memberikan kesempatan untuk menggali lebih dalam tentang perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi. Keberhasilan one-on-one meeting dengan investor bergantung pada persiapan yang matang, komunikasi yang jelas, dan penyampaian data yang relevan serta meyakinkan.
****